Tugas 6 Pengantar Bisnis: Laporan Keuangan

Laporan Keuangan

          Laporan keuangan merupakan alat yang digunakan untuk mengkomunikasikan informasi keuangan dari suatu perusahaan kepada pihak-pihak yang berkepentingan dengan eksistensi suatu perusahaan (pihak intern dan pihak ekstern). Menurut  Munawir (1991), pengertian laporan keuangan adalah proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk mengkomunikasikan data keuangan. Menurut Sundjaja dan Barlian (2001), pengertian laporan keuangan adalah suatu laporan yang menggambarkan hasil dari proses akuntansi yang digunakan sebagai alat komunikasi bagi pihak-pihak yang berkepentingan dengan data keuangan atau aktivitas perusahaan. Tujuan laporan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) adalah menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi. Pada umumnya laporan keuangan berupa daftar keuangan yang dibuat pada akhir periode tertentu yang terdiri dari neraca, laporan laba rugi, laporan saldo laba, laporan arus kas, dan laporan perubahan modal.
Untuk mengetahui kondisi keuangan bisnis, dalam akuntansi  jenis-jenis laporan keuangan ada empat. Yang pertama laporan laba rugi, berfungsi untuk membantu organisasi mengetahui posisi bisnis berada dalam laba atau rugi. Yang kedua laporan perubahan modal, berfungsi untuk menunjukkan besar kecilnya perubahan modal dan penyebab perubahan tersebut terjadi. Yang ketiga laporan arus kas atau Cash Flow, berfungsi untuk memberikan informasi mengenai arus kas masuk dan arus kas keluar. Dan yang terakhir neraca atau laporan posisi keuangan, berfungsi untuk menaksir kesehatan keuangan,  meramalkan keadaan arus kas di masa depan dan untuk menganalisis likuiditas serta fleksibilitas keuangan perusahaan.
Karakteristik kualitatif merupakan ciri khas yang membuat informasi dalam laporan keuangan berguna bagi pemakai. Terdapat empat karakteristik kualitatif pokok. Yang pertama dapat Dipahami, informasi yang disajikan dalam laporan keuangan dapat dipahami peserta dan bentuk istilahnya disesuaikan dengan batas para pengguna. Yang kedua relevan, laporan keuangan dianggap jika informasi yang disajikan di dalamnya dapat mempengaruhi keputusan pengguna. Yan ketiga keandalan, informasi dalam laporan keuangan bebas dari pengertian yang menyesatkan dan kesalahan material. Yang keempat dapat diperbandingkan, informasi yang disajikan akan lebih berguna bila dapat diperbandingkan dengan laporan keuangan pada periode sebelumnya.
 
Daftar Pustaka
Akbarina, Farida. 2018. Pengantar Bisnis. Malang: Polinema Press.
Kariyoto. 2017. Analisa Laporan Keuangan. Malang: Universitas Brawijaya Press.
Zamzami, Faiz dan Duta Nusa, Nabella. 2016. Akuntansi: Pengantar 1. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.


Komentar