Tugas 2 Perekonomian Indonesia: Pertumbuhan Ekonomi berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB)
Tugas 2 Perekonomian Indonesia: Pertumbuhan Ekonomi berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB)
PERTUMBUHAN EKONOMI BERDASARKAN PRODUK
DOMESTIK BRUTO (PDB)
Produk
Domestik Bruto (PDB) merupakan jumlah nilai barang dan jasa akhir yang
dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi dalam suatu negara. Produk Domestik Bruto tersebut
digunakan untuk mengetahui kondisi ekonomi di suatu negara. Kondisi ekonomi
suatu negara dapat dilihat dari data PDB atas dasar harga berlaku atau data PDB
atas dasar harga konstan. Produk Domestik Bruto atas dasar harga berlaku
menggambarkan nilai tambah barang dan jasa dihitung menggunakan harga yang
berlaku pada setiap tahun. Sedangkan, Produk Domestik Bruto atas dasar harga
konstan menunjukkan nilai tambah barang dan jasa dihitung menggunakan harga
yang berlaku pada satu tahun tertentu sebagai dasar. Produk Domestik Bruto atas
dasar harga berlaku digunakan untuk melihat pergeseran dan struktur ekonomi.
Sedangkan, Produk Domestik Bruto atas dasar harga konstan digunakan untuk
mengetahui pertumbuhan ekonomi dari tahun ke tahun.
Penyumbang PDB
terbesar di Indonesia adalah industri. Industri merupakan salah satu sektor
strategis, karena berperan penting dalam pembangunan nasional dan turut memacu
pertumbuhan ekonomi. Beraneka ragam industri di Indonesia ini, mampu memberikan
kontribusi tertinggi melalui setoran pajak. Aktivitas industri tersebut konsisten
membawa multiplier effect yang
signifikan bagi perekonomian di Indonesia. Untuk menaikkan perkonomian di
Indonesia, pemerintah harus fokus menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi investor
di dalam negeri.
Berdasarkan
laporan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, realisasi penerimaan
pajak dari sektor industri tahun 2017 mencapai Rp224,95 triliun atau tumbuh
16,63 persen. Capaian tersebut sumbangan dari sektor perdagangan, keuangan,
konstruksi, informasi komunikasi, dan sektor pertambangan. Pelaku usaha tersebut
diharapkan dapat memanfaatkan berbagai paket kebijakan ekonomi yang diterbitkan oleh pemerintah. Kebijakan ekonomi
yang diterbitkan pemerintah Indonesia ini memiliki tujuan untuk memudahkan
menjalankan bisnis di Indonesia. Pembuatan kebijakan ekonomi ini membutuhkan komitmen
kuat mulai dari pembuat kebijakan hingga pelaku industri itu sendiri.
Selama
10 tahun terakhir, penerimaan negara dari cukai semakin meningkat. Data Badan Pusat
Statistik memperlihatkan total penerimaan dari cukai sebesar Rp44,68 triliun.
Pada tahun 2016 penerimaan cukai bertambah hingga Rp145,53 triliun. Sektor industri
rokok menjadi sumber utama pemasukan kas negara melalui cukai setiap tahun.
Kementerian perindustrian semakin mendorong industri manufaktur agar tidak
membidik pasar domestik saja, tetapi juga menangkap peluang di luar negeri. Masyarakat
luar negeri diharapkan meningkatkan daya beli. Sehingga, volume industri tertolong
dengan pasar ekspor.
Komentar
Posting Komentar